Langsung ke konten utama

Mengenal TWA Tanjung Keluang Kab.KOBAR, EKOWISATA ANDALAN KALTENG YANG BERLAGA DI API AWARD 2021

 


Pangkalan Bun - Tanjung Keluang adalah salah satu tempat wisata alam andalan Pangkalan Bun, taman wisata yang berupa semenanjung terletak di Ujung Pantai Kubu. Pantai yang indah dengan pasir yang bersih,laut yang tenang, sejuknya pepohonan tersaji di pantai Taman Wisata Alam ini.

Secara administrasi Taman Wisata Alam Tanjung Keluang terletak di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat Tanjung keluang ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 046/Kpts-II/1984 tanggal 12 Maret 1984 dengan luas wilayah + 2.000 ha.



Selain menjadi kawasan wisata, tanjung keluang sebagian wilayahnya adalah kawasan cagar alam, kawasan konservasi dalam melestarikan ekosistem flora maupun fauna, terutama penyu yang dilindungi.

Pantai Tanjung Keluang terbentuk dari hamparan pasir putih bersih dengan laut tenang, sangat cocok untuk berenang dan berjemur sambil menikmati pesona pantai yang khas, juga dapat dikembangkan sebagai lokasi pemancingan laut.

Pantai ini langsung menghadap ke Laut Jawa, pantai yang tenang dan terbatas alat transportasinya,menjadi pilihan tepat bagi anda yang menginginkan ketenangan. 

 Potensi pengunjung sangat tinggi terutama pada hari minggu atau hari libur. Pengunjung di daerah wisata Bugam Raya terutama yang berkunjung ke pantai kubu yang lokasinya besebangan , biasanya melanjutkan ke TWA Tanjung Keluang ini dengan membayar retribusi untuk Wisatawan Nusantara Rp.5.000,-Orang/hari (hari libur Rp.7.500), sementara Wisatawan Mancanegara Rp.100.000,-Orang/hari (hari libur Rp150.000).

Menuju kekawasan ini cukup mudah yakni Jalur darat maupun penerbangan komersil dari Jakarta,Semarang, atau Kota lainnya menuju Kota Pangkalan Bun. Dari Pangkalan bun Dilanjutkan dengan kendaraan darat selama ± 45 menit ke Desa Kubu yang berjarak ± 30 km. Dari Pantai Kubu dilanjutkan dengan kendaraan air (klotok) ± 35 menit dan Speedboat ± 15 menit.

 

Sajian TWA Tj.KELUANG

1.Konservasi Penyu

2.Pengamatan Burung pada pagi hari

3.Panorama Sunrise & Sunset

4.Tracking

5.Mancing

6.Renang di Pantai

7.Camping

8.Out Bond

9.Healing Forest

10.Penyewaan ATP,

11 dll



Karena kelebihannya, menjadikan kawasan taman wisata alam ini sebagai perwakilan Kalimantan Tengah, Bahkan Unggulan Pulau Kalimantan & Indonesia Bagian Tengah dalam Ajang Anugerah Pesona Indonesia ( API) Award Tahun 2021 Kategori Ekowisata.( Agus Salim)

Tayangan YT:

1. Mengenal Tanjung Keluang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhir Pencarian Nenek yang Hilang di Desa Kubu

(Proses evakuasi korban oleh Tim gabungan,sumber: wg tsr pmi kobar) Kotawaringin Barat - Setelah dinyatakan hilang Nenek Enor (80), warga Jalan Darmawi RT. 08/RW 03 Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah kini di ketemukan dalam keadaan meninggal dunia. Upaya pencarian telah dilakukan sejak Senin (22/3), oleh Pihak Desa bersama dengan keluarga dibantu  Anggota TNI,Polsek Kumai, BPBD Kobar, Basarnas, Tagana dan PMI. Almarhumah mengalami kekurangan daya ingat.Pada hari Rabu, 24 Maret 2021 Sekitar jam 10.27 wib, korban ditemukan oleh tim SAR Gabungan di kebun berjarak sekitar ±2km dari rumah korban dalam keadaan meninggal dunia. Setelah proses evakuasi korban di bawa ke RSUD Sultan Immanudin menggunakan Ambulance PMI Kobar, untuk mendapat penanganan jenazah. Dari hasil Visum yang dilakukan tim kesehatan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan kesepakatan keluarga korban,  korban akan di bawa keluarga menuju Kuala Pembuang, Kab. Seruyan, Prop. ...

Mengenal Ikatan Keluarga Besar Sriwijaya

Kotawaringin Barat - Paguyuban IKBS adalah   forum komunikasi  perantauan sumatera bagian selatan , pertama kali dibentuk tanggal 31 Mei 1992 yang semula bernama Ikatan Keluarga Sriwijaya (IKS) yang diketuai Ir.H.Syarifudin. Dengan semakin banyaknya keluarga perantauan asal Palembang, agar terhimpun menjadi satu kesatuan sebagai masyarakat yang cinta keindahan, keramahan dan kedamaian maka di gagaslah Ikatan Keluarga Sriwijaya yang dulu masih keluarga kecil kini menjadi keluarga besar diubah namanya menjadi Ikatan Keluarga Besar Sriwijaya yang disingkat IKBS pada tahun 2002 sebagai pelopor Bapak Letkol Inf.Robin Hut yang saat itu menjabat Komandan KODIM 1014 Pangkalan Bun. Sejak tahun 2003 Hingga saat ini (Maret 2021) ketua Paguyuban IKBS adalah Bapak Kapten Inf. Tahrudin Bossy dan Bapak Bambang Purwanto,SST sebagai Ketua Dewan Penasehat. Pada tahun 2004 berkat dukungan anggota IKBS, Penasehat Bpk.AKPBP Denni Gabriel SH saat itu menjabat Kapolres Kobar, Serta Bapak Bambang Pur...

Musyawarah KONI Kabupaten Kotawaringin Barat 2021, Lahirnya Perempuan Pertama Menjadi Ketua Umum

Kotawaringin Barat - Musyawarah Olahraga Kapupaten (MUSORKAB)KONI Kabupaten Kotawaringin, berlangsung padat dan singkat di Aula Kantor Bupati Sabtu (27/2)Pagi. Musyawarah yang beragendakan laporan pertanggung jawaban pengurus koni sebelumnya serta proses pemilihan ketua koni yang baru. Musyawarah yang di buka Bupati Kotawaringin Barat, dihadiri oleh pengurus koni kabupaten dan propinsi Kalimantan Tengah serta undangan seluruh Cabang Olahraga yang berada di naungan Koni. Dalam agenda ini terpilih secara aklamasi ibu Nurhidayah SH,MH sebagai ketua KONI Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam sambutannya ketua koni yang baru menyampaikan akan memajukan sektor olahraga,bersinergi dengan program pemerintah kabupaten kotawaringin barat. "olahraga menjadi misi kabupaten Kotawaringin Barat yang maju dan diperhitungkan"Tekad Nurhidayah," Namun semua tidak akan tercapai tanpa dukungan semua pihak terutama cabor yang ada di kotawaringin Barat ini,"Pungkas Wanita Nomor satu di Tu...